Alhamdulillah, sekarang punya halaman rumah baru, smoga makin hijau, ayo berkunjung di halaman rumah kami
#bismillah memulai sesuatu yang baru, yang semakin baik…
Alhamdulillah, sekarang punya halaman rumah baru, smoga makin hijau, ayo berkunjung di halaman rumah kami
#bismillah memulai sesuatu yang baru, yang semakin baik…

smangat terus ya sayangq belajarnya… smoga jadi anak sholeha n berbakti pada Allah, orang tua dan ummat… amiin. sehat selalu dan semakin cerdas amiin,,,,
Ini bukan pagi yang sebelumnya pernah kutemui, pagi dengan suguhan berbeda. Pagiku tak sepanas ini, ia tak sekotor ini dan pagiku tak sesibuk ini, ahaaa benar aku selalu cinta pagi, tapi bukan yang ini.
Pagiku penuh dengan cinta, senyumnya dan senyum yang memesona itu, ah ya aku selalu merindukannya, aku merindukan pojok hitam putih ku, dengan semua yang serba sederhana tapi tak sesederhana rasanya. Ah aku merindukan kalian…
Pagiku sibuk, tapi aku mencintainya teramat bahkan. Meskipun hanya menempelkan sepotong benda dan sebentuk kuningan. Ah aku merindunya.
Menemaninya berjalan, setiap hari, membacakan buku kesukaannya kapanpun ia minta. Bahkan menikmati tidur pagi bersamanya. Meskipun dengan sebuah wastafel yang selalu sibuk. Ah ya aku menikmatinya lebih lagi aku merindunya.
Pagiku tak sepanas ini, masih banyak rumput dan tanaman hijau, bahkan matahari yang tak terlalu menyengat. Pagiku dengan kicauan burung dan hiruk pikuk petani belakang pondokku… Kerbau pun masih setia menemaninya bukan kerbau modern, tapi benar2 kerbau.
Pagiku bersama segerobak sayuran, obrolan ringan ibu- ibu dan bumbu dapur. ya aku bersahabat dengan mereka. Pagiku yang luar biasa. Mungkin tak ditemui lagi oleh ibu- ibu metropolitan, karena disini gerobak itu hanya bertemu dengan asistennya.
Pagi yang selalu kurindukan dengan sepotong tempe dan bawang goreng atau ceplok telor dan semangkuk mie kocok bandung plus sawi putihnya…
Lebih dari itu, aku merindukan setiap pagi bersama cintaku.
Tapi ini pilihan, insyaAllah hanya sementara, baiklah sepertinya tak ada salahnya berteman dan menikmat pagiku dengan suguhan yang berbeda. Smoga Allah memudahkan proses ini, menguatkan kami dan meningkatkan rasa sayang dan cinta kami…
merindukan kalian, , ,
Selalu indah dan menarik. Selalu segar dan menyegarkan. Itulah pagi. Pagi bisa jadi akan menentukan keadaan selama satu hari hingga malam tiba. Jika pagi nya saja sudah semrawut, bagaimana siangnya, sorenya, lalu malamnya?? Membuat setiap pagi terasa lebih menyenangkan itu lebih baik dan berusaha tak memulai masalah di pagi hari. Pagi menjadi realitas bagi pencinta malam. Setelah semalam membuat rencana. Setelah semalam bercengkrama hanya dengan dirinya sendiri dan Rabb-nya, maka pagi saat berbagi. Menyenangkan bukan? (lagi…)
Pertama kali tau ada award macam ini pas silaturahim ke blog nya Nichan [Ketikahatinuraniyangberbicara]. Yang terpikir pertama “wah keren nichan dapet award ini, emang dia ikutan lomba nulis dimana yak??” waktu itu dia belum bikin tulisan lengkapnya. Nah mampir ke blognya teh Shabira Ika ternyata ada tulisan yang sama dan setelah dibaca, baru ngeh ini maksudnya. Trus “kapan yak aku dapet award macam ini”?? Dan alhamdulillah nichan yang baik hati sahabat sekaligus sodara apa kebalik ya sodara sekaligus sahabat mem- forward award ini. Jazakillah chan…
Alhamdulillah, karenanya jadi menyempatkan update blog lagi [sepanjang buat awalan aja di selingi nyuap makan siang, main- main dulu, trus ngasi keju potong2 buat cemilan, baru nulis dua baris kejunya habis minta lagi, habis lagi ganti nyuap pisang, cuci tangan trus ngetik lagi... tapi menyenangkan].
Sekali lagi nuhun buat sodara2 di klub menulis maya dan special buat nichan yang udah forward ini.
Share 8 Things About My Self
Koq kebetulan banget yak 8? Itu angka yang menarik buat ku, bukan kesukaan lho, klo kesukaan bahaya, hehe… segala sesuatu nya mungkin mau delapan.
Ini cerita tentang 7 orang anak yang meluangkan waktu nya untuk belajar bersama ku setiap selasa siang hingga menjelang sore. Bocah2 yang beranjak remaja, tapi masih lucu- lucu dan kekanak-kanakan. Kelas enam SD. Bagiku belajar bersama mereka hiburan tersendiri, ada saja tingkah mereka yang baru. Ada yang selalu merasa lebih dari teman- temannya, dia terlihat lebih cepat dewasa dibanding yang lain, bahkan orang tuanya mengizinkan ia bersepeda bahkan bersepeda motor ke tempat les nya yang terhitung cukup jauh, tapi belum untuk pacaran. Ada yang lemah lembut dan cukup dewasa diantara yang lain, ia lebih bijak mengahadapi teman2 nya, ada yang manja dan selalu berusaha jadi yang pertama, ada juga yang santai, sedikit cuek tapi yang ini paling ‘anak- anak’ diantara yang lain. Ada si kembar energik yang biasanya jadi penengah. Dan terakhir seorang bocah laki- laki satu- satunya di kelompok ini, biasa jadi bahan candaan, keusilan dan tingkahnya cukup bikin teman temannya jengkel [bahkan sesekali aku pun merasakan hal yang sama dengan teman2 perempuannya].
Semua menyenangkan. Mencoba lebih bisa mengambil hati mereka, merasa apa yang mereka rasa agar tak hanya sekedar belajar. Karena setiap mereka unik maka aku pun belajar memahami mereka. Ada coklat, permen, snack dan games, curhat dll. Berwarna.
judul yang biasa, tapi ini pertanyaan ku tentang mu… lama tak bertemu dengan mu, bahkan sangat lama jika dibandingkan dengan keseharian kita dulu. akan banyak hal yang berubah dengan kita. sebulan aku masih sangat mengenalmu, satu semester aku masih mengenalmu, setahun, dua tahun aku merasa tak cukup mengenalmu… wajar, karena setidaknya ada perubahan dalam kurun waktu tersebut. maaf jika aku tak paham keadaanmu sekarang, aku hanya menerka, bertanya dan menunggu cerita mu, ku harap aku masih bisa mengenalmu lewat tulisan- tulisan mu. maaf, jika aku tak bisa banyak membantumu, ku yakin ada banyak orang di sekitarmu yang siap membantu mu…
tetap semangat, smoga Allah memudahkan segala urusan mu… amiin.
Siang… sepertinya semester ini akan lebih sering berada di rumah, tidak seperti semester- semester sebelumnya. Memang dulu pun tak padat, tapi sekarang lebih longgar. Tak lagi mengajar tetap di kampus, mengurangi jadwal les bimbingan belajar serta jadwal les di rumah pun tak sepadat dulu. Yah, bisa dibilang aku ibu rumah tangga sekarang. Ternyata tak mudah menjadi ibu rumah tangga. Maka ku acungkan jempol untuk ibuku, ibu mertua ku dan para ibu rumah tangga lainnya. Seperti santai dan mungkin banyak yang bilang ibu rumah tangga itu tak punya pekerjaan, padahal agenda di rumah itu padat… apalagi bagi seorang ibu dengan seorang anak, dua orang, tiga orang bahkan ada yang lebih dari 10 orang. Subhanallah…
Hari ini ada rapat dosen yang biasanya setiap pergantian semester ku ikuti… Tapi tidak untuk hari ini. Hari ini menemani Kiani di rumah. Bukan itu alasannya, tapi karena insyaAllah semester depan dan semester selanjutnya tak lagi mengabdi di kampus itu. Kampus yang menjadi bagian rutinitasku selama kurang lebih 2 tahun, kampus yang mengajari ku kesabaran, kampus yang terkadang memancing ku untuk mengeluh dan pastinya kampus yang memberikan kesempatan pertama untuk menjadi seorang pengajar. Ah ya, kampus yang mungkin tak se-hebat dan se-top kampus ku dulu, tapi setidaknya aku mencoba berbagi di kampus ini… Bahkan aku merasa belum optimal berkontribusi di sini… Tapi ya sudahlah, setidaknya sudah kuusahakan semampuku…Maaf.
Alasannya sederhana. Ada yang lain selain kampus itu. Kota metro itu insyaAllah akan menjadi bagian dari daftar kota yang pernah aku kunjungi. Aku [telah] memilihnya.
Ah, mahasiswa- mahasiswa itu mungkin akan kurindukan, kenakalan, tugas- tugas di tumpukan folio, pemakluman untuk tak masuk atau sekedar mengerjakan tugas, curhatan ala remaja dan tentang mereka semua mungkin akan kurindukan juga. Dan aku akan merindukan berdiri di depan kelas untuk sekedar berbagi atau bahkan hanya bercerita ngalor ngidul…
Maaf. Maaf. Maaf. Jika ibu tak seperti yang kalian harapkan. Karena ibu juga manusia. Maaf jika soal- soal ibu terlalu sulit atau terlalu mudah… Atau nilai yang tak sesuai. Smoga kita menjad lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain, karena kita punya potensi untuk itu…
-STMIKTasikmalayawithKalkulus,StatistiknLogika Matematika-
Apa kabar?
Smoga blog ini masih tetap terjaga. Terjaga isinya, terjaga keaktifannya dan terjaga silaturahimnya. Lama ga menulis di sini. Bukan karena tak ingin tapi tak sempat [menyempatkan] saja. Blog ini sebenarnya telah menjadi bagian dari diri, menulis di sini pun bukan karena ‘keharusan’ untuk tetap eksis, tapi karena memang aku suka dan butuh menulis. Ah tapi ternyata suka dan butuh tak cukup untuk sekedar menambah tulisan atau membuatnya ada. Smoga Allah menguatkan dan meridhoi ku untuk tetap menulis di sini. Amiin…
Ya, banyak yang ingin aku tuliskan…