Masih bisa dihitung hanya dengan sebelah tangan, terpisahkan oleh jarak… Seperti sudah lama sekali, nyatanya masih dalam satu musim, bahkan masih lebih pendek dari masa tanam padi… Apakah memang rasanya seperti ini?
Ternyata tetap saja tak bisa dikatakan nyaman, diliputi kerinduan setiap harinya yang semakin menjadi- jadi. Ah, ternyata dirimu sukses membuatku merasa seperti ini. Fisik ku, alhamdulillah baik, tapi mental ku? tak bisa dikatakan 100% baik…
Ingin rasanya menemanimu di sana. Tapi, bukankah kita harus berdamai dengan banyak hal? Maka aku mencoba berdamai dengan mereka. Bukan hitungan matematika sederhana atau ilmu ekonomi terapan yang aplikatif, tapi ini adalah gabungan dari banyak ilmu terapan..
Yah, ternyata memang begini rasanya… Dan ternyata ada banyak orang yang pernah mengalami masa- masa seperti ini… Jadi haruskah aku melemah? Tidak. Aku harus lebih kuat dan menambah stok kesabaranku, memperluas lumbung kesyukuran, selalu siap sedia membawa kantong- kantong keikhlasanku… Smoga Allah slalu meridhoi kita… Amiin…
Allah, kutitipkan cinta-ku pada-Mu… Smoga Allah mengganti setiap keringat, kedinginan dan rasa lelah-mu serta semua kebaikanmu dengan yang lebih baik, amiin… lupu.
DIarsipkan di bawah: 652335
maksud teteh LDR ya?Long Distance Relationship? hehe. sabar ya teteh dan dede’.. butuh banyak pengorbanan dan keihlasan dalam menjalaninya.. namun smua akan indah pada waktunya
so sweet…
Udah baca tulisan aa di Facebook kan Moy? Intine sama ama tulisanmu..
@nopitul.. LDL (long distance love) bukan skdr LDR, relationship.. hehe.. yup insyaAllah indah pd waktunya..
@nichan, y udh baca tlsn a, rasany gmn gt pas bacany..hhe..
tp qt emg hrus brdamai dg c rindu..
pun dg rindu2 yg laen,chan..
Hm… ya ya ya. Baiklah Bu…
ya begitulah chan…