Tentang Kota Santri….

Sore, di sebuah angkutan kota… panas, bau asap rokok, debuh… fyuh… Tasik ku semakin tak berarturan…

Tasikmalaya, kota nya asik, tapi ko banyak biaya… (maksudnya?) ; Tasikmalaya, Katanya kota santri, ko narkoba mudah dicari, Tasikmalaya…” ( Ada apa ini? orang smakin sadar dgn kondisi kotanya, tapi apa yang sdh dilakukan u memperbaiki nya?semakin tak beraturan….), Lapang Dadaha yang dulu tempat olah raga, skarang tempat zzz….dan…zzzz….”

Begitu Lantangnya pengamen jalanan itu menya’irkannya, diiringi gitar akustik nya… smakin menambah suasana tak karuan….

Ya begitulah Tasik, Kota Santri? Masihkah predikat ini menempel di kotaku? Masihkah pantas untuk berbangga dengan predikat itu, meskipun kenyataan tak sesuai dengan harapan?Pendidikan yang smakin maju, kurikulum syari’ah yang bergeser lebih baik dan muali di implementasikan di Kota ini, menyesuaikan dengan salah satu potongan Visi Jawa Barat, yang intinya…” dengan Iman dan Taqwa menjadikan Jabar lebih baik…”, namun sisi lain dari nya masih banyak yang butuh sentuhan…

Bangunan besar, pertokoan mewah dan pengangguran semakin meningkat…. Bahkan kawasan yang dulu sejuk, teratur, nyaman, yang dulu masih terhampar pesawahan, masih dijadikan pusat olah raga, dengan GOR berderet spanjang jalannya, Pacuan Kuda yang skarang dipertanyakan…. DISULAP menjadi kawasan “kumuh”, deretan pedagang kaki lima dari ujung ke ujung… dari jual sepatu, VCD sampe tato….

Apa yang terjadi? Sudah bergeserkah semuanya?

Namun, ada salah satu sudut kawasan itu yang tak pernah berubah, masyarakat kawasan itu yang masih cukup religius dan kental kekeluargaan seakan tak tergoyah dengan suasana sekitarnya, mushola kecil yang terlihat semakin hijau, anak2 masih berkumpul untuk mengaji selepas maghrib, meskipun tak sebanyak dulu… Tadarus dan tafsir al- Quran masih tetap berlangsung ba’da shubuh… Subhanallah, bahkan jama’ah sholat berjamaah semakin bertambah, karena mang beca disekitarnya pun semakin banyak… 

Meskipun setiap malam ahad, kawasan ini bagaikan lautan manusia, karena tak pernah sepi dari acara2 muda- mudi… sepertinya tak membuat kondisi sudut kawasan itu tercemar. Smoga Allah slalu melindungi kami….

() Tapi Tasik tak sekacau itu, meskipun pergeseran terjadi…. Namun Predikat ” Kota Santri ” harus tetap dipertahankan… Saat nya kembali ke masjid… karena Mushola maupun masjid di kota ini hampir tak terhitung jari… Setiap tikungan, ada masjid, satu RW bisa memiliki lebih dari 3 masjid…. Orang yang berjilbab pun semakin menjamur apapun model nya, jilbab gaul, trendi, modis, nyantri, syar’i dan islami. Pesantren pun tak sedikit, tiap kecamatan pasti ada pesantren, ga percaya? dateng aja ke kota ini… bahkan slogan2 PEMILU pun…” Kita awali Pilkada dengan Bismillahirrahmanirrahiim…” , Ekonomi Syari’ah masuk ke kurikulum SMP dan SMA sebagai muatan lokal, membaca Al- Quran minimal 5-15 menit sebelum pelajar di mulai masih berlaku… Bahkan siswa diharapkan memakai jilbab ke sekolah….

menurut ku, bukan suatu hal yang mudah menerapkannya di sebuah tataran kotamadya… Smoga tetap dipertahakan kualitasnya…

Tasik tetep kota santri. [ jadi inget kampus mipa… masihkah Pesantren UGM layak menjadi titel nya? YA! asalkan kita mau mempertahankan, bergerak memperbaharui nya.. lebih baik…smangat! Bergerak! ]

Iklan

Masak….!!!!Yummyy…

Lagi pengen bahas kuliner dan masakan, maklumlah, liburan di rumah, tiap hari menemani ibu di Laboratorium kecilnya… dapur! Jangan salah dapur juga bisa jadi Laboratorim mini lho, ada banyak hal yang bisa dikaji… dan terkadang berada disini bisa membuat kita slalu bersyukur atas nikmat Nya…

>>>>Mulai dari bumbu- bumbu nya… (Keluarga bawang… keluarga cabe… tomat… keluarga Jahe- jahean dan bumbu2 kecil mungil seperti merica, ketumbar dll), bahan yang kecil itu rasanya subhanallah, campuran bahan kimia buatan manusia apapun tak akan bisa menyerupainya)… subhanallah…

>>>>Saat Memasak, campuran bahan2 itu akan semakin membuat masakan terasa lebih lezat, padahal dari zat dan keluarga tumbuhan yang berbeda- beda…. Ada yang tahu alasannya????

>>>>Sisa- sisa bumbu, seperti cabe- cabean, tomat, ato bahan lain… jangan dibuang, simpan di pot kecil, nah tunggu beberapa lama… insyaAllah akan tumbuh tanaman yang bisa kita petik hasilnya… Belajar biologi dari hal yang sederhana… subhanallah…

Apapun menu yang dibuat oleh ibu, pasti lezat, knapa? Katanya beliau memasak penuh cinta dan ketulusan… (subhanallah…). ga percaya?? Ada yang gak suka masakan ibu?

Menu hari ini ada “oseng- oseng AC “(Tahu+ Buncis+ soun+ bumbu kecap), masakan cepat saji dan sederhana, durasi nya insyaAllah tak lebih dari 15 menit. Menu kedua ada “Sop Kerecek” , sup apa ini??? (Sup seperti biasa hanya kaldu nya dari tetelan/ krecek daging sapi, gurihhh banget, sedikit pedas merica…) .

Cara penyajiannya… ditambah bawang goreng dan kerupuk serta sambal hijau… Nasi hangat, apalagi nasi khas Sunda yang di’akeul .. (Resep Terlampir).

Cepat saji dari pada makan mie rebus, insyaAllah lebih bergizi, halal dan thoyib…

Ada lagi salah satu masakan favorit yang sederhana… urapan (pake kelapa parut)Toge+Wortel+ kacang panjang+ Kangkung/ bayam ( khas sunda…), ditambah ikan pindang/ ikan layang/ ikan kembung goreng + sambal terasi….

aran penyajian disajikan hangat lebih nikmat… (jangan lupa tambah kerupuk kampung ato mendoan tempe klo ada…)

Ada yang hobby masak???  Ayo tuker2 resep disini… Apapun resepnya asal halal dan thoyib… Promosi masakan skalian juga boleh…

“Ayo akhwat! Masa ga bisa masak?” Biasanya itu sindiran kecil bwt akhwat2 yang ga hobby masak…. Kami pun pernah diingatkan oleh seorang ummahat yang dulunya seorang aktifis yang jam terbangnya melebihi jam terbang pesawat di Bandara Soekarno- Hatta, atopun kereta api di Statiun Tugu… (pokoknya ni ummi dulu sibuuukkkk banget….), “jangan sampe akhwat itu ga bisa masak, meskipun sibuk, tetep sempetin belajar keakhwatan (misalnya masak) dan… bla.. bla…jangan sampe menyesal kemudian…( kira- kira maksudnya apa? bisa ditebak bukan?)”

Pernah terpikir coba sekali- kali bikin wisata kuliner akhwat… Gimana tuh? Misal zaman sekarang kan banyak kosn akhwat, pasti di kosn itu ada dapurnya, dan minimal dalam satu rumah ada yang bisa/ suka/ pandai memasak…. Nah kan bisa berbagi ilmu dan keterampilan… misal kos “Aisyah”, punya masakan khas “Tutug Oncom”, kosn ” Wardah” punya masakan khas “Palu Butung”, dan banyak lagi… tuh kan klo misal nya ada 10 kosn akhwat aja ada 10 menu spesial… sapa tau bisa join buka usaha bareng… OK!

(Resep terlampir….)

U’r the best Mom 4 me…

Alhamdulillah, subhanallah… berkumpul bersama orang2 tercinta… 

Terkadang aku bukan tipe orang yang mudah mengungkapkan sesuatu…. Karena sebelum ungkapan indah itu meluncur, air mata ini akan menetes lebih dulu…. tak mampu kutatap matanya…

Selamat hari lahir…. U’re the best mom 4 me….

( Meski kau tak sehebat Khadijah dan tak selembut Aisyah, kau tetap uswah ku… aku menyayangi mu, dengan sgala kekurangan dan kelebihan mu, apapun yang kau miliki….)

Hanya sms yang berbicara, karena tak mampu berkata… Allah jaga beliau, cintai beliau, seperti kau menyayangi hamba Mu yang Sholeh. Smoga slalu berada dalam ridho dan rahmat Nya…. I luv U coz Allah….Madrasah pertamaku, madrasah yang pertama mengenalkan ku akan cinta Nya, mengenalkan ku pada Nya….

Selamat hari lahir, mah… do’akan kami agar bisa menjadi anak, istri dan ibu yang sholeha…. amiin…. Smoga mamah slalu berada dalam cinta Nya, karena cinta Allah jauh lebih besar dari bumi dan seisinya…. Jauh lebih besar dari cinta kami pada mu…

Allahummaghfirlii… waliwalidayya, warhamhuma kamaa Rabbayaani shoghiro…

UAS..!!!! UAS!!!

Slamat menempuh uas ye…

saling mendo’akan semoga diberi kemudahan dan kelancaran oleh Allah.. apapun hasilnya insyaAllah itu yang terbaik, tergantung kita menanggapinya ok!

hasil berbanding lurus dengan ikhtiar.. Just Do IT or DUIT [ Do’a Ikhtiar Tawakal ato Do’a Usaha Ikhtiar Tawakal…] smangat!!!

4stats’ 04… PSM2 ooo tidak! mdh2 soalnya tak sebelibet psm 2, ah knapa psm?

Astaghfirullah…

Hanya itu yang terucap, tak yakin, hanya terdiam, dan merenung… Hanya memohon petunjuk dan ampunan- Nya.  Smoga ini adalah jalan keberkahan, dan jalan keridho an Mu, Rabb….

Rasanya tak ingin menampakan muka, hanya tertunduk, malu dan malu karena keterbatasan…. [ biasanya dalam keterbatasan lebih mampu memunculkan ke- melimpaha-an, amiin (Quantum Tarbiyah), bisik hatiku yang lain menenangkan]

Rabb, kuyakin ini bagian dari tarbiyah Mu, agar aku istiqomah dalam perbaikan ini, agar aku lebih bisa menikmati luas nya rahmat Mu…  jika tidak…. bisa jadi aku terlempar kembali ke jurang yang lebih dalam…. jauh dari tarbiyah Mu….

Pikiran ku melayang jauh, saat pertama kali menginjakan kaki di kampus ini. Betapa Kau mencintai ku…. tak membiarkan ku sendiri, karena ukhuwah, tarbiyah dan dakwah….

karena regenerasi itu harus… karena tongkat estafet itu harus tetap bergerak… karena cita- cita… karena cinta… karena Allah… “

karena kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir…”

“karena Allah menyukai orang2 yang berjuang di jalan- Nya dalam barisan yang tersusun rapi… seperti bangunan yang kokoh…”

Smoga Qtha slalu berada dalam ridho dan cinta – Nya… Smoga Allah slalu memudahkan dan melapangkan langkah2 kita untuk menapaki jalan ini… Ikhwah smangat!!!! Innallaha ma ana… Luruskan niat, ikhlaskan hati…

just want to write!!!!

Allah beri aku kekuatan untuk menulis….

Allah beri aku kekuatan untuk istiqomah dijalan ini… ternyata tak mudah merangkai sebuah makna dalam kata… membuatnya lebih bermuatan… membuatnya memiliki ruh… hingga auranya terasa sampai pembaca… hingga menjadi jalan kemanfaatan…untuk yang membacanya, membuat mereka tergerak….

Menulis mbwt kita jadi kaya! kaya ilmu! kaya rizki (insyaAllah), ayo…. sama2 belajar menulis!