Ensiklopedi Pencuri

Rabu kemarin seperti biasa, ada agenda yang sudah mulai mengisi jadwal rutin pekanan ku, salah satu agenda yang slalu mengingatkan ku tentang jum’at siang ato sabtu pagi di kamar 14 Wisma Cakra Kembang. Apa kabar kalian? Meskipun kehadiranku masih dibilang ’penyelundup’ tapi tak apa. Ummi, jazakillah khoir sudah menerima ketidak legalan ku dalam forum pekanan mu…

Yah. Rabu itu alhamdulillah setelah sekian lama akhirnya bisa mampir [lebih dari ½ jam] ke sebuah toko buku… Bayangan pun menerawang ke wilayah sayap utara Masjid Kampus atau toko buku di Djogja… Ya bisa dibilang toko buku ini adalah salah satu toko buku [diskon] yang bukunya cukup lengkap di kota Tasik ini. Bersama seorang ukhti [teh, sepertinya Allah mempertemukan kita lagi dalam satu forum, aku mulai belajar dari mu lagi… ], akhirnya sampe di daerah Cilolohan, dekat sekolah Perawat… Subhanallah, kami disambut dengan ramah oleh seorang ummahat dan suaminya, setelahnya kami pun dipersilakan untuk menjelajahi seluruh rak di toko beliau. Satu lagi, kami pun disuguhi es lilin rasa jeruk [kelihatan dari warna nya orangenya] dan camilan lainnya.. ”Mangga neng, dicobian, teu kedah isin2…” [silakan dicicip ga usah malu- malu. ir].

Dan buku yang di cari akhirnya ditemukan… Serial Cinta –nya Ust. Anis Matta. Rencananya Cuma beli buku itu aja dan si teteh menemukan sebuah buku… tulisannya Yusuf Qardhawi tentang cerita beliau bersama jamaah IM. Hmm… tak berhenti disana, kami masih asyik menjelajah seluruh rak buku, ngasih komentar- komentar dan akhirnya sebuah buku mengedipkan matanya… Ah… Ensiklopedi Pencuri??? [Ada yang udah baca?] Buku dengan judul buku sederhana tapi entahlah knapa aku cukup tertarik dengan judul dan materinya… Ada sebuah pertanyaan di wajah buku itu…”Yakinkah anda bukan Pencuri?”.

Yah… Maka pertanyaan itu pula yang membuatku berfikir… ”Jangan- jangan aku seorang pencuri?”, jangan-jangan aku telah mencuri sesuatu yang bukan hak ku? Jangan … jangan… dan jangan sampe aku termasuk salah satu golongan dari pencuri… Akhirnya kuputuskan mengambil jatah untuk Ensiklopedi Pencuri. Buku mungil itu pun ikut bersama Serial Cinta ke Tas Coklat ku…

Apakah aku seorang Pencuri??? Astaghfirullah…

Nah ini resensi yang entah bisa dibilang resensi atau ga… tentang Ensiklopedi Pencuri… Buku ini berisi tentang beberapa jenis pencurian dari sesuatu yang dicurinya tampak atau pun abstrak, namun tetap saja si pencuri NYATA mencuri sesuatu yang bukan miliknya… Dan jenis- jenis pencuri itu, diantaranya… pencuri waktu, pencuri penampilan, pencuri hasil karya, pencuri jabatan, pencuri dosa, pencuri wanita, pencuri privasi dan pencuri jalanan… Namun pencurian yang paling berbahaya adalah pencurian eksistensi…

Maka apakah kita termasuk pencuri???

Narsis VS Motto

Kata narsis semakin di telinga kita, ga anak- anak, dewasa bahkan manula… Klo dulu masih banyak orang yang tanya “narsis itu apaan?” Sekarang yang ga tau apa artinya narsis aja banyak banget yang melafalkan kata itu dengan ringan…

Nah ada satu lagi yang sejenis namun beda… Motto ato sekedar kalimat pendek yang jadi salah satu penyemangat pribadi, misalnya Smartsholeha. Nah menurut temen- temen ini narsis [dalam persepsi umum] ato bukan? Yah… Klo menurut si pemilik blog ini bukan sebuah kenarsisan tapi Smartsholeha adalah salah satu kata penyemangat untuk sang pemilik sekaligus do’a yang terlontar secara tak sengaja untuk si pemilik panggilan itu… Apa bedanya dengan nama panggilan?

Yah, itu smua tergantung kita masing- masing memandangnya dari sudut dan pihak mana. Mungkin di dunia ini setiap orang memiliki kata penyemangat, motto, slogan dan sejenisnya dibalik Visi dan Misi nya… Pun dengan smartsholeha [smoga…].

Baca lebih lanjut

Silaturahim, Mampir ke ‘Curug Tujuh’

Pekan kemaren kami sekeluarga silaturahim lagi ke rumah salah satu kawan lamanya keluarga di daerah Sanding Taman masuk ke Kec. Kawali Kab. Ciamis. Rencananya berangkat bareng dari Tasik pagi- pagi, tapi ternyata ahad pagi ada acara di rumahnya si akang, syukuran hari lahirnya ponakannya yang ke-4.

Siang, sekitar jam 11, kami berangkat ke Sanding Taman via Ciamis- Maleber- Buniseuri-Selacai-Kawali… Alhamdulillah, cukup lama ga jalan- jalan ke wilayah dataran tinggi, bahkan kemarin adalah kali pertama aku melewati jalur pegunungan wilayah Ciamis pake motor dan sedikit gerimis…

Subhanallah pemandangan yang menyejukan, indah udaranya pun masih segar, jalannya sedikit berkelok dan bergelombang… dan satu lagi ada sepanjang dihiasi poster dan foto para Calon legislatif… hampir setiap meter… Entah berapa banyak dana yang telah disisihkan untuk kemenangan mereka… Mungkin klo ada lomba foto Caleg, foto- foto itu bisa masuk nominasi bahkan masuk final dan jadi pemenang, karena tak sedikit foto yang keren, dengan pose yang fotogenik… Apa diusulkan diadakan kontes pemilihan foto Caleg ter-……? Ah, semakin menghabiskan dana mungkin…

Jam 11.40… sekitar 40 menit perjalanan dengan motor akhirnya kami sampai di daerah Sanding Taman dan berhasil menemukan rumah Pa Aep… disuguhi rambutan manis dan menikmati pemandangan dari balkon sederhana yang tak kalah menarik, darisana terlihat hamparan padi dan senandung air mengalir… wahangan.

Tak menunggu lama, hidangan ikan bakar dan sambal terasi serta sambal kecap pun tersaji, lalapan timun, pete, tempe dan tahu goreng sederhana, namun nikmat dan hangat dihangatkan suasana kekeluargaan dengan sedikit bernostalgia…

Setelah cukup terang dan hujan reda, kami meneruskan wisata ke salah satu air terjun di wilayah Kab. Ciamis “Curug Tujuh”. Curug berarti air terjun dalam bahasa sunda. Jadi curug tujuh bisa diartikan sebagai air terjun tujuh [iya ya??], knapa tujuh? Karena di kawasan wisata ini ada tujuh tingkatan air terjun, dari air terjun pertama hingga air terjun tingkat ke tujuh.
Tapi kemarin, kami hanya sampe di air terjun pertama, selain cuaca kurang mendukung, jalan yang cukup licin dan sedikit gerimis menambah suasana semakin dingin… kami sekeluarga memutuskan untuk meneruskannya lain waktu…

Hmm… Subhanallah, satu lagi karya besar Sang Khalik, air terjun bertingkat hingga tujuh tingkat, satu saja sudah membuat kita takjub… Subhanallah, Rabbi, jadikanlah kami bagian dari umat yang berfikir, hingga kami mampu memikirkan dan mengambil pelajaran dari ayat- ayat Mu… Bahkan kami masih bisa menikmati segarnya air dan sejuknya menghirup udara, nikmat yang gratis Kau berikan, namun mungkin tak semua makhluk bisa menikmatinya… Alhamdulillah…

curugtujuh

curugtujuh

1 + 1 =… lalu 1 x 1 =… lalu 1:1=… dan bagaimana jika dikurangi?

Jika kini, kau masih menikmati hanya berdialog dengan bayangan, berdua saja disaksikan Nya, jika kini sepi dan malam lebih sering menjadi teman mu, jika kini sisi melankolis lebih mungkin lebih mendominasimu, jika kini kau masih bisa sibuk dengan diri, membangunnya atau merobohkannya lagi lalu bangun lagi, jika kini kau mungkin masih bisa bersembunyi dari makhluk selainmu ketika kau ingin menyembunyikan sesuatu dari mereka, sekedar sakit, lelah, kesal, tangis ataupun tawa. Tapi ketika perjanjian agung itu telah dilakukan, maka kau tak lagi sendirian… Ada sesosok manusia lain yang akan ikut merasakan apa yang kau rasakan…

Baca lebih lanjut

Bensin*

Apa yang terpikir saat membaca bensin*?? Tidak, aku tak bermaksud bercerita dengan fluktuatif harga BBM yang sekarang turun lagi? Turun? Sengaja diturunkan setelah dinaikan atau setelah sengaja dinaikan? Haaaaa… Wallahu’alam. sedang tak ingin membahasnya…

Pagi, sambil dengerin semua tentang kita nya p*t*rpan tiba- tiba muncul lagi bangunan- bangunan yang dulu pernah terbangun di sebuah kota keduaku… jadi ingin menelurusuri setiap jejak jalanan nya, menghirup udara paginya yang hanya sekejap dan hanya bisa dihirup oleh orang- orang yang benar- benar mendapatinya sebelum jalanan padat oleh para kuli-ahan. Akhirnya memutuskan untuk mengaktifkan YM! dan membuka blog mereka*.  Apa kabar kalian? Sepertinya, semakin terasa bahwa waktu itu terasa sangat mahal, bahkan untuk sekedar membaca dan menulis pun, kita harus meluangkan waktu, terbuktilah bahwa kewajiban lebih banyak dari pada waktu yang kita miliki… Dalam hal ini kewajiban untuk mencari ilmu, yang juga kebutuhan kita… Allah jadikan pengingat di hatiku agar slalu mengefektifkan waktu menggunakannya untuk hal yang bermanfaat dan dalam ridho Mu…

Ta’liful qulb… SubhanaLLah, smoga ukhuwah ini tetap terjalin, kau menelpon ku, setelah sebelumnya terbersit untuk menelpon mu dan beberapa teman. Membalas sms seorang kawan yang belum sempat kubalas.

Baca lebih lanjut

Kemana larinya jiwa- jiwa itu?

Aku lupa kapan terakhir kali berdialog dengannya, lupa kapan terakhir kali bayangan itu benar- benar menguasai diriku. Lupa. Tapi pagi ini aku sedang ingin berdialog dengannya. Aku sedang tak butuh yang lain, hanya butuh jiwaku yang itu. Karena aku sedang ingin memperbaharui semuanya, karena mungkin tak ingin mengalir semudah itu? Lalu apakah aku harus membuatnya rumit? Tidak… Mungkin aku hanya akan membuatnya sedikit lebih rapi, menurut ukuranku…

Baca lebih lanjut

^be4 jam4…

Smoga aja, cerita kekecewaan kemaren jadi pengingat agar tak mengalaminya dua kali…Ah pelajaran kemarin, untuk esok dan selanjutnya.

Setiap Rabu adalah jadwal bertemu sekelompok teman, forum tempat saling mengingatkan, berbagi dan belajar. Ah mungkin tak banyak materi karena forum  sekarang agak berbeda dari keluarga kecil ku di Djogja [kangen banget kalian, dengan segala bentuk keceriaan saling mengisi… afwan, saat ini tak bisa bersama kalian, smoga suatu saat Allah memberiku kesempatan ikut menjadi bagian dari kalian lagi… ]. Dulu kami hanya sekelompok usia [selain mba tentu… ^_^] dan satu status mahasiswa, tapi yang kutemui kemarin dan sejak bebrapa pekan lalu tidak. Forum kami diramaikan dengan jeritan anak2, rengekan balita, tangisan bayi dan dipenuhi banyak mainan dan jajanan kecil dari jeli, coklat, wafer dan permen serta botol susu, perlak bayi dan sepotong obrolan harian ibu- ibu*. Yah aku dan 3 kawan lain yang masih belum berekor, hanya menjadi pemerhati. ah ibu, hebatnya kalian ditengah kesibukan kalian menyempatkan… Smoga tak sekedar rutinitas ya…

Baca lebih lanjut