New Mum 2#

Kamis pagi, selepas shubuh mamah&papah pamit pulang sebentar untuk menyiapkan sarapan adik bungsu n papah berangkat kantor… Jadilah hanya berdua aku dan suami di ruangan bersalin itu.

“Neng, aa ngalenyap heula nya…” [1]

Maka selama beliau istirahat, aku rajin mondar mandir jalan- jalan sekitar kamar, sensasi mulesnya semakin bertambah, rebahan sebentar…

Tak lama, sekitar pukul 06.30 “PLETUK” ada suara dari dalam perut dan seketika mengalir tak tertahan cairan bening [asing menurutku, yang ternyata itu yang namanya “Ketuban”].

Kontan saat itu aku kaget dan berteriak membangunkan suami. Kemudian bidan datang dan bilang “ Ini cairan ketuban, pak… Ketubannya pecah dini!!”

Baca lebih lanjut

Iklan