ada apa dengan mu?

judul yang biasa, tapi ini pertanyaan ku tentang mu… lama tak bertemu dengan mu, bahkan sangat lama jika dibandingkan dengan keseharian kita dulu. akan banyak hal yang berubah dengan kita. sebulan aku masih sangat mengenalmu, satu semester aku masih mengenalmu, setahun, dua tahun aku merasa tak cukup mengenalmu… wajar, karena setidaknya ada perubahan dalam kurun waktu tersebut. maaf jika aku tak paham keadaanmu sekarang, aku hanya menerka, bertanya dan menunggu cerita mu, ku harap aku masih bisa mengenalmu lewat tulisan- tulisan mu. maaf, jika aku tak bisa banyak membantumu, ku yakin ada banyak orang di sekitarmu yang siap membantu mu…
tetap semangat, smoga Allah memudahkan segala urusan mu… amiin.

Iklan

ibu rumah tangga

Siang… sepertinya semester ini akan lebih sering berada di rumah, tidak seperti semester- semester sebelumnya. Memang dulu pun tak padat, tapi sekarang lebih longgar. Tak lagi mengajar tetap di kampus, mengurangi jadwal les bimbingan belajar serta jadwal les di rumah pun tak sepadat dulu. Yah, bisa dibilang aku ibu rumah tangga sekarang. Ternyata tak mudah menjadi ibu rumah tangga. Maka ku acungkan jempol untuk ibuku, ibu mertua ku dan para ibu rumah tangga lainnya. Seperti santai dan mungkin banyak yang bilang ibu rumah tangga itu tak punya pekerjaan, padahal agenda di rumah itu padat… apalagi bagi seorang ibu dengan seorang anak, dua orang, tiga orang bahkan ada yang lebih dari 10 orang. Subhanallah…

sementara tak lagi ngampus

Hari ini ada rapat dosen yang biasanya setiap pergantian semester ku ikuti… Tapi tidak untuk hari ini. Hari ini menemani Kiani di rumah. Bukan itu alasannya, tapi karena insyaAllah semester depan dan semester selanjutnya tak lagi mengabdi di kampus itu. Kampus yang menjadi bagian rutinitasku selama kurang lebih 2 tahun, kampus yang mengajari ku kesabaran, kampus yang terkadang memancing ku untuk mengeluh dan pastinya kampus yang memberikan kesempatan pertama untuk menjadi seorang pengajar. Ah ya, kampus yang mungkin tak se-hebat dan se-top kampus ku dulu, tapi setidaknya aku mencoba berbagi di kampus ini… Bahkan aku merasa belum optimal berkontribusi di sini… Tapi ya sudahlah, setidaknya sudah kuusahakan semampuku…Maaf.

Alasannya sederhana. Ada yang lain selain kampus itu. Kota metro itu insyaAllah akan menjadi bagian dari daftar kota yang pernah aku kunjungi. Aku [telah] memilihnya.

Ah, mahasiswa- mahasiswa itu mungkin akan kurindukan, kenakalan, tugas- tugas di tumpukan folio, pemakluman untuk tak masuk atau sekedar mengerjakan tugas, curhatan ala remaja dan tentang mereka semua mungkin akan kurindukan juga. Dan aku akan merindukan berdiri di depan kelas untuk sekedar berbagi atau bahkan hanya bercerita ngalor ngidul…

Maaf. Maaf. Maaf. Jika ibu tak seperti yang kalian harapkan. Karena ibu juga manusia. Maaf jika soal- soal ibu terlalu sulit atau terlalu mudah… Atau nilai yang tak sesuai. Smoga kita menjad lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain, karena kita punya potensi untuk itu…

-STMIKTasikmalayawithKalkulus,StatistiknLogika Matematika-