Bait

Selalu ada bait untuk setiap kisah,

selalu ada larik untuk setiap rasa,

selalu ada kata untuk bercerita,

selalu ada huruf yang siap tersusun untuk ditulis.

Menulislah, biarkan setiap kisah, rasa dan cerita menjelma menjadi bait larik dan kata.

Kembali ke Kampus

Tiba- tiba merindukan buku kuliah, Power Point Slide, tugas kuliah, kuliah, kajian, penelitian dan teman- temannya. Ingin kembali ke kampus, sangat ingin. Biarlah aku bergelut dengan benda- benda itu, biarlah mereka menjadi teman lama yang berjumpa kembali, salah satu teman yang selalu memberi mengingatkan. Smoga Allah mengizinkan, meridhoi dan memberi jalan… Amiin.

Pandai

“Sepandai- pandainya tupai melompat.. akhirnya jatuh juga”

Kenapa bukan cerdik? Kenapa juga bukan cerdas? Tapi Pandai. Ada yang tau? Entahlah. Biar para sastrawan yang menjelaskan.

Seorang ilmuwan berkata, bahwa dunia ini seperti teori hologram bahwa ada yang lebih besar dari kita yang melihat secara utuh kepingan ‘episode’ kita…  Maka episode cerita tadi lalu cerita kemarin dan sebelumnya adalah satu kesatuan cerita yang utuh. Maka, jika jeli akan jelas terlihat, apa maksud utuh dari seluruh kisah ini.

Ahh.. pada akhirnya, selalu hati yang menang. Walau tak tampak kasat mata di mata manusia, namun yakinlah Allah tak pernah lengah sesaatpun memperhatikan kita. Pandai itu belum tentu hebat. Satu hebat, adalah ketika kita bisa mengakui kesalahan diri dan kelebihan orang lain. Alhamdulillah, kita punya Allah.

Jujur

Jujur adalah kata dasar, ia tak sebatas ‘kata’ dasar tapi ia sangat mendasar. Maka beruntunglah ia yang masih memiliki kejujuran. Ketika semua lisan tak mampu berkata jujur, ketika semua sikap pun tak mampu bersikap jujur, bahkan jika kita harus terasing karena kedustaan, maka yakin dan bersabarlah karena hati masing- masing setiap manusia tak akan mampu berbohong, ialah satu yang akan jujur.

Bersyukurlah, ketika hati kita masih bisa menilai suatu kesalahan itu salah dan kebenaran itu benar, Allah masih memlihara hati kita. Bersedihlah, ketika hati merasa berat untuk mengakui yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

Terimakasih,, atas pelajaran hari ini,, Allah bukakan yang tak nampak secukupnya, dan mengalah itu tak selalu kalah, busur panah perlu mundur untuk melesat lebih jauh. Mintalah, agar Allah slalu menjaga hati kita.

Liburan Sekolah

“Liburan kemana kita?”

Pertanyaan simpel tapi tetep butuh jawaban pasti, karena janji sama bocil itu harus diusahakan ditepati. Jadi ya jawabannya harus realistis. Liburan sekolah bersamaan dengan liburan natal dan tahun baru yang kemungkinan besar macet dimana- mana.

Dan alhamdulillah liburan seru , seru itu kalau liburnya sama- sama, ini liburan kaka #kayyisahkiani, mana liburanmu?

Rumah Hati

Selalu ada saat untuk menengok kembali masa lalu. Rumah ini, saat kisah ini dimulai. Tempat belajar menulis, belajar membaca, belajar banyak hal, belajar tentang cinta- Nya. Tempat seorang anak gadis belajar tentang kehidupan luar selain rumah nyatanya. Rumah ini selalu istimewa. Di rumah ini, dia menemukanku, pertama kalinya di halaman rumah yang berserakan. Seistimewa kota tempatnya dirintis pertama kali, Djogja. Kota dengan banyak kenangan menakjubkan.

Baiklah sepertinya aku akan tinggal di rumah lagi, membuka lagi semua keistimewaannya yang luar biasa. Setelah menjelajahi halaman. Dan, di rumah ini, aku tak sendiri lagi karena ada tiga pasang mata yang selalu mewarnai hariku. Smoga rumah ini semakin membahagiakan dan berwarna. Sakinah mawaddah wa rahmah bersamamu. Dan sepertinya, ia-pun sedang merindukan -aku- yang pertama kali ia temui.

tujuh taun urang ngojayan sagara bagja
tujuh taun urang nambul lambak cocoba
tujuh taun ngaji diri, anjeun jeung maranehna
mugia kabagjaan ngaliputan urang salalawasna

Nikmat pangeran nu mana anu ku maraneh dibohongkeun?

selamat hari KITA, my smartsholeha
Irma Kharismawati

Dan, kau tau, aku kembali ke rumah karena segores tulisan itu. Terimakasih selalu mencintaiku. Karena #tujuhtahun bersama mu itu luar biasa.

Alhamdulillah , 7 tahun..
7 tahun tentang rasa dan asa, rasa yang slalu terjaga hanya untuk KITA karena Allah, dan asa yang slalu ada untuk semakin baik karena Allah. Barakallah, [smoga] sakinah mawaddah wa rahmah bersama mu.. Sebaik-baik do’a untuk KITA. Selamat hari KITA, a…yagi sofiagy

ummiabahmu