Langit Malam

Malam itu menjadi bukti,  bahwa hanya Dia yang paling tau isi hati manusia,  sekuat apapun kau berusaha jujur, bagaimana tidak ada dua rasa dalam satu waktu? Bahkan ketika kedua mata saling menatap.  Bahkan malam itu,  beda tipis antara rasa kasihan dan rasa kasih,  yang hanya beda nyata di akhiran “-an”. Ketika, kita menatap langit yang sama dengan dua rasa berbeda yang berkecamuk. Kasihan. Malam itu, dengan tatapan berbeda, yang kurasa tapi ku tepis sekuat tenaga,  yang nyatanya… Malam itu, ketika kau berhasil memilih rasa,  dan bertekad untuk terus membarukannya, bersamaku dan kau yakin Dia akan slalu menuntunmu. Malam itu dan setelahnya,  betapa Dia Maha Baik.  

Iklan

2 thoughts on “Langit Malam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s